Top reviews

Tuesday, 5 June 2018

Wanita berusia 30 tahun ini melahirkan di toilet

Rupanya, warga Jalan Sidodadi, Simokerto Minggu (20/5) wajar heboh karena mendapatkan wanita yang melahirkan di toilet. Adalah Lisa, 30, warga yang tinggal di rumah nomor 160 yang berteriak dan merintih kesakitan karena bayinya lahir saat berada di dalam toilet.
Sebenarnya, menurut hasil pemeriksaan wanita ini di Madura, kandungannya masih berusia 7 bulan, mungkin hal ini lah yang membuatnya tidak siaga.
Ternyata, pada Minggu (20/5) kemarin, Lisa mengalami sakit perut dan mengira akan buang air. Menuju lah dia ke toilet. Namun tiba-tiba bayi yang dikandungnya keluar. Dirinya pun meminta tolong sehingga warga setempat yang berdatangan segera menghubungi petugas kesehatan (jawapos.com, 21/5)
Referensi pihak ketiga 
Syukurnya, dari informasi yang beredar, di Rumah Sakit Dr. Soewandhie, Lisa dan bayinya diketahui selamat.
Entah, apakah hasil pemeriksaan Lisa yang keliru ataukah memang bayinya ditakdirkan lahir prematur, yang dapat dipetik hikmahnya adalah anak lahir dengan selamat, begitupun sang Ibu. Beruntung sekali Allah memberikan pertolongan berupa kedatangan warga di saat kondisi Lisa sedang genting, sebab betapa bahayanya jika dirinya seorang diri tanpa pertolongan siapa pun.
Mungkin ini bisa menjadi pelajaran bagi ibu hamil, terkhususnya calon ibu yang belum memiliki pengalaman. Jika memang sudah merasakan keanehan pada kondisi tubuh, maka segera mungkin mencari pertolongan, jangan sampai terlambat dan mendatangkan kerugian pada diri sendiri.
Share:

Via vallen curhat di medsos gara gara merasa dilecehkan.


Penyanyi dangdut cantik, Via Vallen saat ini telah menjadi sorotan banyak pihak, apalagi di media sosial. Sebab dirinya menjadi korban pelecehan dari orang tak dikenal. Banyak pihak yang menuduh salah satu oknum yang mengirim pesan tak senonoh pada Via Vallen ini adalah pesepakbola asing yang bermain di Indonesia. Dilansir dari indosport.com (5/6/2018).
Insiden itu terlihat dari unggahan Via Vallen di akun media sosialnya, instagram.com/viavallen, tentang pelecehan yang dilakukan oleh oknum pesepakbola tersebut. Setelah melakukan unggahan tentang pelecehan, akhirnya penyanyi dangdut ini kembali mengunggah foto di akun instagram miliknya, langsung gambar dirinya dan juga beserta caption untuk tidak menilainya yang bukan-bukan.

Begini isi tulisan Via Vallen, "Jangan menilai saya (seenaknya)! Anda tahu nama saya tapi tidak dengan saya," tulisnya. Sontak melakukan unggahan tersebut para netizen pun langsung membanjirinya dengan komentar untuk sekedar mendukung Via Vallen.
Share:

Friday, 1 June 2018

Istri asyik selingkuh di kamar saat suami berkunjung ke rumah orangtua

ilustrasi

TRIBUNKALTIM.CO - Asik berbuat mesum, pasangan selingkuh MR (29) dan KS (32) digerebek warga kampung Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan.
Menurut pengakuan warga dan pengurus lingkungan setempat, perselingkuhan keduanya itu sudah berlangsung selama dua tahun.

Warga sekitar (P) yang menggerebek pasangan selingkuh itu, mengaku resah dengan aktivitas kedua pasangan yang ternyata masing-masing telah memiliki keluarga itu.
“Saat kami gerebek, pasangan yang sama-sama sudah punya keluarga itu sedang berada di dalam kamar di rumah milik sang perempuan (MR),” ucap warga yang ikut menciduk kedua pasangan selingkuhan itu di Tangerang Selatan, Minggu (27/5/2018).

Menurut keterangan warga sekitar dilokasi, MR merupakan istri sah dari seorang pria yang sehari-hari bekerja sebagai teknisi di bengkel motor.
“MR ini punya suami dan anak, KS juga ada istri dan anak. Beberapa kali kami lihat KS kerap berkunjung ke rumah sang perempuan, dan benar saja malam ini kami gerebek, keduanya ada di dalam kamar di rumah perempuan,” lanjut warga yang menggerebek.

MT suami sah dari MR, mengaku sedang tidak ada di rumah saat KS bertandang dan melalukan hubungan terlarang tersebut.
Saat itu, MT, sedang menginap di rumah orangtuanya.
“Saya sedang menginap di rumah orang tua,” ucap MT kesal.

Pihaknya mengaku akan melaporkan perbuatan perselingkuhan itu kepada pihak yang berwajib.
“Saya engga terima, saya akan laporkan polisi karena perselingkuhan ini sangat menyakiti keluarga saya, saya engga akan terima,” kata MT.


BACA SUMBER
Share:

Saturday, 26 May 2018

Inilah Pesan Orang Tua Yang Buang Bayi Di Depok


TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK -- Sesosok Bayi laki-laki di dalam Kardus ditemukan seorang pemulung di pinggir Jalan Gurame 9, RT 5/8, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Depok, Rabu (2/5/2017) sekira pukul 07.30.
Saat Bayi ditemukan ada secarik surat berisi pesan disampingnya di dalam kardus.
Termuan itu dilaporkan ke warga sekitar yang meneruskannya ke polisi.
Kondisi Bayi kali pertama ditemukan dalam Kardus dan kini semakin membaik setelah ditangani dengan baik di RS Bhakti Yudha, setelah sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas Depok Jaya.

Isi pesan di surat, yang ditemukan bersama sang Bayi cukup singkat.
Isi pesan lengkap di secarik kertas itu adalah: Tolong rawat Bayi ini ibu/bapak. Saya minta tolong sekali. Terimakasih.


Kapolsek Pancoranmas, Kompol Roni Wowor menuturkan dari isi pesan tersebut diduga kuat Bayi laki-laki itu sengaja dibuang orangtuanya untuk ditemukan orang lain.

Kondisi Bayi kini semakin membaik setelah ditangani dengan baik di RS Bhakti Yudha, setelah sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas Depok Jaya.
Karenanya dari hasil penyelidikan diketahui bahwa Bayi dalam kardus, sengaja diletakkan di ruang terbuka agar mudah ditemukan warga.
"Ini berdasarkan hasil pemeriksaan lokasi temuan. 


Bayi di dalam Kardus diletakkan di pinggir jalan tepatnya di pertigaan atau simpangan jalan. Ini sepertinya sengaja diletakkan di sana, agar Bayi mudah ditemukan warga," kata Roni, Rabu.
Kesengajaan itu katanya diperkuat dengan adanya surat di dalam Kardus yang meminta siapapun orang yang menemukan sang bayi, agar mau merawat dan mengasuh sang bayi.


Kondisi Bayi kini semakin membaik setelah ditangani dengan baik di RS Bhakti Yudha, setelah sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas Depok Jaya.

Dari surat, diduga kuat faktor ekonomi menjadi alasan orangtua Bayi tak mampu merawat sang Bayi dan terpaksa melepasnya.
Saat ini kata Roni, kondisi Bayi sudah ditangani dengan baik di RS Bhakti Yudha setelah sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas Depok Jaya.


"Kondisinya semakin baik dan sehat. Sedang ditangani maksimal," kata Roni.
Kondisi Bayi kini semakin membaik setelah ditangani dengan baik di RS Bhakti Yudha, setelah sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas Depok Jaya.
Seperti diketahui sesosok Bayi laki-laki di dalam kardus, ditemukan seorang pemulung di pinggir Jalan Gurame 9, RT 5/8, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Depok, Rabu (2/4/2017) sekira pukul 08.00.
Temuan itu dilaporkan sang pemulung ke Miherman (70) warga sekitar yang meneruskannya ke warga lainnya.
Warga bersama sang pemulung kemudian menyelamatkan Bayi dalam Kardus tersebut.
Kondisi Bayi kini semakin membaik setelah ditangani dengan baik di RS Bhakti Yudha, setelah sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas Depok Jaya.
Mereka melaporkan peristiwa ini ke Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Kelurahan Depok Jaya yang langsung mengamankan sang bayi.
Bayi yang diperkirakan baru dilahirkan atau berusia sekitar satu atau dua hari itu, kemudian dibawa aparat ke Puskesmas Depok Jaya untuk dirawat dan ditangani lebih jauh.
Kapolsek Pancoranmas, Kompol Roni Wowor mengatakan di dalam Kardus dimana Bayi  ditemukan, ada sebuah surat berisi pesan dari orangtua bayi.
Kondisi Bayi kini semakin membaik setelah ditangani dengan baik di RS Bhakti Yudha, setelah sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas Depok Jaya.
"Surat itu meminta siapapun yang menemukan sang Bayi agar mau merawatnya" kata Roni.


Dalam surat juga disebutkan faktor ekonomi menjadi alasan orangtua Bayi tak mampu merawat sang Bayi dan terpaksa melepasnya.
"Saat ini kondisi Bayi sudah ditangani di RS Bhakti Yudha setelah sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas Depok Jaya," katanya.
Share:

Friday, 25 May 2018

Inilah Mantra Dukun Cabul Yang Berhasil Pikat Banyak Wanita


Setiap agama sudah pasti melarang perzinahan, apalagi di Indonesia sendiri yang memang penduduknya mayoritas muslim. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa setiap manusia memiliki hawa nafsu, namun alangkah mulianya manusia yang bisa menahan hawa nafsunya tersebut.

Ya, manusia memang tak akan pernah luput dari perbuatan salah, tak terkecuali dukun cabul asal Sukabumi ini.

Bagi orang awam tidaklah sulit dalam memikat lawan jenis, karena mereka mengggunakan ilmu pengasih atau jampe-jampe pada jaman dahulu. Dengan mempelajari ilmu seperti ini harus bertapah (bersemedi) dan atau berguru kepada salah seorang yang memang ahli dibidangnya.

Perdukunan di Indonesia memang sudah ada sejak dulu, sekarang malah tambah meningkat. Namun harusnya seorang dukun bisa membantu orang lain dengan baik, bukannya malah mencelakakan orang yang datang konsultasi kepadanya.

“Di hadapan awak media, AR mengaku memiliki kepintaran membacakan jampi-jampi yang ia gunakan saat mengobati para pasien. Menurutnya, jampi tersebut didapat dari gurunya yang berada di Sulawesi”. Dikutip dari Liputan6.com (27/4/2018.

Lalu, seperti apa sih bacaannya atau mantranya itu? Jika Anda penasaran simak baik-baik dibawah ini:

"Tangtatengte madeleu deleu. Deleu kasuma deleu kubulu panon, katalimang tap kali pati angan-angan mangka welas asih ka badan awaking, aing!”

Nah, itulah bacaan mantra dukun cabul asal Sukabumi tersebut. Mantra tersebut ia dapatkan saat berguru di Sulawesi. Lalu apa tanggapan pembaca mengenai dunia perdukunan di Indonesia?



Sumber:

Liputan6.com (27/4/2018)

Jawapos.com (27/4/2018)
Share:

Pasangan ini malah asyik berhubungan badan, ketika orang lain melaksanakan sholat taraweh

Pada awal bulan Ramadhan, biasanya banyak orang yang mendadak tobat. Mereka memiliki setidaknya keinginan untuk kembali ke jalan yang benar, walaupun banyak juga yang di tengah Ramadhan ibadahnya pada mulai kendor.



Paling enggak niatan mereka untuk menghindari hal-hal berbau maksiat saat Ramadhan patut di apresiasi. Ini menunjukkan bahwa setiap manusia pada dasarnya menginginkan hal yang baik dalam hidupnya.

Hanya saja tak tahu dengan ulah pasangan di Kabupaten Jeneponto ini. Dilansir dari terkini.id (17/5/2018), seorang pria berinisial IB (25 tahun) malah asik bercumbu dengan wanita berinisial R (20 tahun+ di penginapan Nabacu, Jalan Pahlawan Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu. Perbuatan tak patut antar pasangan bukan suami istri itu dipergoki oleh petugas Polsek Binamu Resort Jeneponto, ketika melakukan razia di berbagai penginapan guna menjaga bulan Ramadhan dari berbagai penyakit masyarakat (16/5/2018).

Padahal yang lain asik-asik beribadah terawih dan mendekatkan diri pada Allah SWT, pasangan haram tersebut justru masih dalam pengaruh bisikan setan. Alhasil keduanya langsung digelandang ke Polres Jeneponto untuk diberikan pembinaan.
Share:

Thursday, 24 May 2018

Jawaban Orang Tua Siswa SD Yang Hamili Siswi SMP Bikin Emosi Warga Yang Mengingatkan

Intisari-Online.com - Kasus siswa SD yang menghamili siswi SMP di Tulungagung membuat banyak orang syok.
Begitupun dengan para tetangga mereka. Tetangga Koko dan Venus, Siswi SMP kelas VIII itu syok mendengar kabar tersebut.

Informasi yang SURYA Malang himpun, tetangga sekitar tempat tinggal Koko sebenarnya sudah mengingatkan orangtuanya perihal kedekatan kedua anak ini.
Para tetangga menilai, hubungan Koko dan Venus sudah kelewat batas, namun jawaban dari ayah Koko justru membuat warga sekitar jengah.

Dengan enteng ayah Koko mengatakan, Venus menjadi bahan percobaan anaknya.
"Bapaknya bilang, biar jadi bahan percobaan burung anaknya yang baru sunat," ujar salah satu tetangga kepada SURYAMALANG.com.

"Kalau sudah hamil begini kan baru tahu rasa dia," tambahnya.
Koko dikenal sosok siswa yang kurang rajin, dan dua kali tidak naik kelas sehingga meski kelas V SD, secara seksual Koko sudah matang.

Sementara, Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Tulungagung, Syaifudin Juhri belum mendapat laporan kejadian ini.

Namun Syaifudin berharap ada solusi terbaik bagi Venus, Syaifudin berharap Venus tetap bisa melanjutkan pendidikannya.

"Saya berharap siswi ini nantinya tetap bisa sekolah seperti biasa. Karena dia masih anak-anak, dan berhak mendapatkan pendidikan," tegasnya.

Sebelumnya pihak sekolah memeriksakan Venus karena terlihat tidak sehat.
Dari hasil pemeriksaan, Venus diketahui hamil 6 bulan. Pelakunya adalah Koko, kekasihnya yang masih duduk di kelas V SD.

Kedua keluarga berencana menikahkan mereka namun ditolak KUA karena dianggap masih terlalu kecil.

Pihak keluarga kemudian mengajukan permohonan dispensasi menikah ke Pengadilan Agama (PA) Tulungagung.

Kronologi
Sebelumnya, Seorang siswi SMP di Tulungagung diperiksakan ke Puskesmas oleh pihak sekolah pada Sabtu (19/5/2018).
Sebab siswi berusia 13 tahun itu terlihat tidak sehat dan seperti dalam kondisi hamil.

Hasil pemeriksaan petugas medis di Puskesmas menyatakan, siswi itu positif hamil.

Kabar kehamilan, sebut saja Venus membuat kalang kabut keluarganya.
Saat didesak oleh keluarganya, Venus mengakui hubungan asmara dengan kekasihnya.

Buah hubungan asmara ini, kandungan Venus sudah berusia 6 bulan.
Yang mengejutkan, ternyata sosok laki-laki yang menghamilinya masih kelas V SD.
"Saat itu pihak keluarga langsung mendatangi rumah yang laki-laki," tutur seorang warga, YG.

Siswa SD itu, sebut saja Koko, mengakui telah melakukan hubungan intim dengan Venus.
Ternyata Koko dua kali tidak naik kelas, sehingga sosoknya cukup matang secara seksual.

"Usianya sekitar 13 tahun lebih," tambah YG.
Permasalahan itu kemudian diselesaikan dengan jalan kekeluargaan.
Keluarga Koko mau bertanggung jawab. Kedua keluarga sepakat untuk menikahkan anak mereka.

Syarat-syarat pernikahan pun disiapkan dengan cepat.
Hari Senin (21/5/2018) mereka sudah bersiap menikah di Kantor Urusan Agama (KUA).
Namun pihak KUA menolak menikahkan keduanya, karena dianggap masih terlalu kecil.

Salah satu tokoh di desa tempat Koko tinggal, Anang mengatakan, pihak keluarga tetap mengusahakan keduanya menikah.
"Saya membantu mengurus proses pernikahan keduanya," ucap Anang.
Karena ditolak oleh KUA, keduanya harus mendapatkan dispensasi dari Pengadilan Agama.
Hari ini permohonan sidang dispensasi sudah dimasukkan ke PA Tulungagung.
Anang berharap keduanya mendapatkan dispensasi hingga bisa lekas dinikahkan.
"Tinggal menunggu hasil sidang seperti apa. Kalau mendapatkan dispensasi langsung dinikahkan," pungkasnya.
Share:

Archive

Support